Tutorial Setting Mikrotik sebagai Gateway Internet
Persiapkan sebuah komputer dengan dilengkapi 2 atau lebih LAN card.
Berikutnya siapkan software untuk memudahkan menyeting dengan software Bantu seperti winbox, putty dll.
1. Install semua paket Mikrotik atau boleh pilih seperlunya.
2. sesudah masuk ke prompt langkah pertama ubah dulu passwordnya
/password
old password:
new password: ******
retype new password: ******
3. untuk memudahkan sebaiknya rubah nama interface LAN card untuk memudahkan pengaturan, misalnya ether1 diganti dengan LAN, ether2 diganti engan internet, dll.
/interface set ether1 name=Telkom /interface set ether2 name=Diginet /interface set ether3 name=Local
tapi karena ini dicomot langsung AKA kopi paste maka lanjut aja tanpa perubahan di interface ^_^’
Diasumsikan Mikrotik PC mempunyai 2 ethernet card, 1 untuk ISP 1 lagi untuk jaringan lokal
IP didapat dari provider/ISP 100.10.15.2/30 dengan gateway 10.100.15.1
IP range yang digunakan untuk jaringan lokal 192.168.0.1/24 (untuk jumlah client sesuka anda, max 254 client)
Sekarang Tambahkan IP address pada masing-masing interface (contoh: untuk IP dari ISP pada ether1 yaitu 100.10.15.2/30, Untuk IP LAN pada ether2 yaitu 192.168.0.1/24
<< ip lan tersebut akan menjadi gateway masing-masing client dalam setting networknya)
/ip address ip address add address=100.10.15.2/30 interface=ether1 disabled=no ip address add address=192.168.0.1/24 interface=ether2 disabled=no
Tambahkan gateway provider dalam ip route
/ip route add gateway=100.10.15.1
Membuat NAT dalam ip firewall nat
/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade disabled=no
Masukan IP DNS yang diberikan oleh ISP (misalkan:100.10.20.1 dan 100.10.20.2)
/ip dns set primary-dns=100.10.20.1 secondary-dns=100.10.20.2 allow-remote-requests=yes
Sebelum ada setting network pada komputer client anda, test dulu apakah mikrotik anda terhubung ke internet(ex: menggunakan “ping yahoo.com” pada terminal console)
September 2, 2008 at 1:27 pm
thanks ilmu nya master